Catatan Sahabat Season 3

Wueihhh… banyak sekali hal yang ingin saya ceritakan di My Blog ini. Kali ini saya akan menuliskan hal-hal Luar Biasa yang saya alami dalam beberapa waktu kemaren, masih ada hubungannya dengan “Catatan Sahabat di Season 2” yang saya tulis diblog sebelumnya. Subhanallah, ada kalanya saya merasa sendiri dan rapuh, apa yang saya kerjakan dengan berbagai aktifitas sepertinya tidak cukup untuk membuat perasaan ini damai dan penuh suka cita, namun kali ini perkenalan dengan teman-teman yang rada error, giela dan stress, membuat saya semakin mampu memaknai arti suka cita yang sebenarnya. Pintar saja tidak cukup untuk membuat diri ini bahagia, begitupun kekayaan harta, popularitas dan segudang aktifitas yang dilakukan sendiri juga tidak cukup untuk bisa lebih memaknai kasih dan cinta yang Tuhan berikan. Perlu orang-orang di samping kita yang mesti dilibatkan dalam kasih yang seharusnya bisa kita bagi.
ci cakepphOwhkehh… semuanya akan saya ceritakan di sini tentang kasih dan cinta di kemas dalam persahabatan yang ketemui dan lakukan kemarin.
Sabtu, 20 Juni 2009 Merupakan pengalaman keempat kalinya saya ke Lembaga Permasyarakatan Kebonwaru di Jalan Jakarta- Bandung. Kali ini saya tidak menyia-yiakan kesempatan yang ditawarkan Teh Lista (Lembaga Perlindungan Anak Jabar) untuk bisa sharing kegiatan dengan anak-anak yang terpaksa harus tinggal di penjara/rutan karena masalah-masalah tertentu. Berbicara tentang hal yang berbau Penjara/tahanan/narapidana awalnya sangat sensintif bagi saya. Permasalahan keluarga pada tahun 2003 (sorry ga saya ceritakan permasalahannya apa, tapi ada kaitannya dengan hal-hal yang bersifat konflik hukum). Namun kesensitifan itu malah membuatku semakin lebih peka untuk bisa lebih positif thinking. Di Rutan Kebonwaru saya mengisi kegiatan dengan berbagai ice breaker/games dengan anak-anak rutan, nyanyi-nyanyi, menggambar dan kegiatan lainnya yang bersifat edukatif. Saya mengajak pula teman-teman alias kurawa-kurawa yang di Forum Anak Daerah Jawa Barat untuk ikut kegiatan di Rutan Kebonwaru. Seperti Ryan, Angga dan Widi. Kegiatan sharing dengan anak-anak di Rutan mungkin ini pertama kalinya buat Rian dan Angga. Awalnya emang terasa aneh dan sangat menyeramkan situasi rutan, apalagi ketika masuk semua barang-barang yang kita bawa di periksa secara ketat. Bahkan untuk beberapa anak laki-laki tangan kita juga distempel kayak masuk Dufan. (wakakakw). Tujuannya biar tidak ke tukar dengan para penghuni rutan. Ehmmm, ending kegiatan di sana kita isi dengan makan-makan, wah ini mungkin hal pertama kali juga, karena jarang sekali kita ngadain makan-makan dengan anak-anak yang di rutan. Kebetulan aja ada dermawan yang mau berbagi rezekinya dengan membelikan makanan buat anak-anak di sana. Nah, rencananya Sabtu (27 Juni 2009) kita juga akan melakukan kegiatan lagi dengan anak-anak di rutan.
di hum MuktiSepulang dari sana saya nyimpang dulu ke rumah Rian, yang kebetulan rumahnya tepat di depan LP Kabonwaru. Tapi jam 13.00 langsung balik ke rumah. Jam 16.00 saya main ke daerah Cijerah, kebetulan saya janjian dengan teman saya, Achi. Dulu kita sempat jadian namun ngga begitu lama. Achi mengajak saya makan di rumahnya di daerah Komplek Bumi Asri. Wah, berhubung engga ada kegiatan saya langsung aza terima tawaran makan di rumahnya. Engga hanya makan, sekali-kali kita cerita tentang banyak hal. 3 bulan tidak ketemu begitu banyak hal yang baru yang kita sharing kan.
Magrib c’ rian nge sms ngajak main ke daerah Setiabudi buat makan surabi. Awalnya bingung mo ikut or ga. Soalnya ga enak sama Achi. Tapi, semua bisa di atasi. Jam 19.20 saya kabuur dari rumah Achi, hehehe. Lumayan jauh dari Cijerah langsung ke daerah Braga nemuin c’ Rian, Angga, Ferdi dan …. mmm Riska. Tujuan pertama makan Surabi di Enhai – Setiabudi No 137 Bandung. Wah, asyik sih, nongkrong bareng, berajojing giela bareng anak-anak yang supper giela juga. Jam 11.00 balik dari Enhai kita langsung cabut ke Gasibu, tepatnya di depan Gedung sate. Ooops, tapi sempat photo-photo dulu di Fly Over Surapati.
Fly Over Surapati
Di depan Gedung Sate, Aksi segera dimulai, teman-teman pada bercap cus giling dalam sebuah games jujur or berani. Hahaha. Ngga hanya itu kita juga saling cerita tentang Jurigghh… dan cerita yang saya sampaikan ke teman-teman (Angga dan Rian) demi allah cerita tergarink yang pernah saya kemukakan. Wakakak Mmm… Semua berakhir sampe jam 01.20 pagi, saya terjebak dan terjerembab di rumah Rian. Tepar sudahlah saya di sana. Wkakakak

Senin, 22 Juni 2009. Kali ini saya dan teman-teman ngobrol-ngobrol bareng dengan orang-orang yang ada di Komisi Perlindungan Anak Indonesia Daerah (KPAID) Kota Bandung. Ada Teh Icha, Tira, Ulli, Anggi, Riki, Ikee, Angga, Rian, Riska dan Ferdi. Kita ngobrol-ngobrol seputar tentang kegiatan Forum Anak Kota Bandung (FOKAB), meskipun dari awal alurnya tidak begitu jelas sehigga sebagian teman-teman banyak yang kurang begitu paham tentang apa yang kita obrolkan. Sebenarnya pertemuan dengan KPAID kemarin lebih kepada silaturahmi aza. 2 jam kita di sana. Balik dari Kantor KPAID saya, Rian, Angga, Ferdi, Riska dan Risvan ga langsung cabut balik ke rumah masing-masing dan NGGA pada ngaharuleung. Tapi, terlintas aza ketika di jalan kepikiran buat hangout ke Lembang, ke rumahnya Mukti. Wah, good idea. Yang lebih asyik lagi banyak cerita-cerita bodor selama di rumahnya Mukti, terlepas selama perjalanan menuju rumah mukti banyak konflik antara saya dengan motor kweren saya. Hahaha, pengalaman fantastic tuhh ngedorong-dorong motor. View di sekitar rumah Mukti keren-keren, kita sempat abadikan melalaui photo-photo. Jam 18.15 saya mendapatkan kabar dari orang-orang di rumah melalui sms. HORE LULUS SAYA!!!!, pak pos datang ke rumah jam 4 mengantarkan surat kelulusan. MantapSubhanallah. Hehehe, Jam 19.00 kita semua pamit balik ke Bandung. Balik dari Lembang, ngga ada rencana jelas mo langsung kemana, awalnya mo langsung balik ke rumah, tapi kita malah cabut ke daerah Dago, tepatnya daerah Bukit Bintang (heuh,, eta-eta keneh…),,, Wahh,, subhanallah, lagi-lagi kita disuguhkan dengan view alam yang luar biasa indahnya. Dan sempat nongkrong buat makan dulu di salah satu tempat di sana. Jam 21.30 kita semua beneran balik ke rumah.Image(41)
Kamis, 25 Juni 2009. Tadi malam saya dapat kabar dari statusnya Mukti di Facebook, kalo grand mom nya telah dipanggil oleh Allah SWT. Langsung saja saya kirim message ke Mukti sebagai empaty turut berduka atas musibah yang dialami dia dan keluarganya. Sore harinya saya dapat sms dari Rian kalo mereka berencana buat ngelayat ke rumahnya mukti di Lembang. Jam 17.00 Sumpah, saya udah siap-siap dengan setelan baju koko warna item untuk berangkat ngelayat ke rumahnya mukti, tetapi sesampai di rumah Rian, rencana ngelayat gatot abiss. Saya malah menemukan wajah madesu Rian, Ferdi, Riska dan Angga di teras rumah Rian. Kemadesuan mereka ditemani se onggok buah jambu aer. Sontak saya kaget dan sedikit kecewa. Tapi, mereka punya alasan jelas kenapa rencana ngelayat ke rumahnya mukti gatot. Tidak lama dari itu, berbagai ide aneh buat ngisi kelebayan kita di sore itu mulai bermunculan. Dari mulai rencana ke Garut daerah Cipanas sampai acara berkemah di rancaupas. Wakakak,, bodor abis, acara ngelayat berubah jadi acara adventure. Haghaghh… Namun ternyata acara yang terjadi justru bukan ke Cipanas ataupun berkemah. Tapi malah hangout ke Bandung Supermall (BSM). Kali ini ngga hanya Rian, Angga, Riska dan Ferdi saja yang ikut. Tapi Anggi adik perempuannya Rian juga diajak buat bergila-gilaan di malam hari. Jam 20.00 kita semua tiba di BSM dan langsung duduk di teras depan lantai atas BSM. Seperti biasa untuk mengisi kekosongan kita semua melakukan games JUJUR or BERANI, namun kali ini ga ada jujur-jujuran tapi semua harus BERANI. Berani malu melakukan hal-hal giela ketika kalah dalam games nya. Nah, bodornya semua bergiliran merasakan kekalahan dalam games itu. Ini dia hal gila yang mesti dilakukan ketika kalah dalam games itu.IMG0042A
Angga : Berphoto sendiri sambil berpose, walaupun banyak orang yang melihat. Apalagi itu malam-malam, kamera di HP nya juga dilengkapi dengan lampu, jadi jelas sekali dia berpoto garieng dengan lampu kamera yang menyorot ke muka Lebayynya.
Ferdi : Meminta orang yang lagi mesraan pacaran buat motoin kita… wkakakak tuhh anak emank kurang ajarr Mas.
Riean : Oooo,,, tuh anak kudu berteriak keras AKU CINTA MAMA di tengah situasi hening orang-orang yang lagi duduk-duduk di teras BSM
Anggi : Berjalan kayak model giela sebanyak 1 keliling di tengah orang-orang yang sedang duduk-duduk.
Saya : Nah, ini hal tergila yang pernah saya lakukan. Buasyettt bagian saya aja ide-idenya benar-benar bikin maluu… gimana ngga maluu, saya harus berjalan seperti tingkah monyet… Aduhh, sampai sekarang saya masih meninggalkan luka dan dendam dengan orang-orang yang telah mendholimi saya.
Acara mulai bete, tapi mencoba melepaskan kebeteannya, Jam 21.00 kita langsung cabut ke Cartil (Caringin Tilu, daerah bukit bintangnya kecamatan Cimenyan – Padasuka), sepanjang jalan saya mulai paranoid dengan kondisi jalan yang gelap gulita hanya diterangi oleh lampu motor yang saya kendarai. Semakin parno ketika tahu kalau nama jalan yang kita lewati memasuki kawasan kecamatan CIMENYAN, udah namanya nyeremin kita menyisiri jalan pada malam jumat pula. Tapi, Sumpah nyampe di lokasi, saya melihat pemandangan malam kota Bandung indah banget. Kita habiskan waktu malam di sana dengan makan mie, gitar-gitaran dan sedikit cap cusan stress yang saling celetak-celetuk sana sini. Pokoknya hari-hari yang menyenangkan dehh.

Sobat, sebenarnya banyak cerita yang ingin saya bagi. Seperti waktu datang ke Bursa Tenaga Kerja di PUSDAI kota Bandung, Bergosip seputar Michael Jackson, Mengisi kegiatan sosialisasi Young Changemakers di UNPAD Jatinangor dengan mahasiswa/i Fisip Antropologi, dan lain-lain. Mungkin lain kali akan saya ceritakan.

Inti yang bisa saya simpulkan adalah saya mendapatkan kekuatan di dalam cinta dan persahabatan. dan orang yang sanggup memberikan cinta adalah orang yang kuat karena ia bisa mengalahkan keinginannya untuk mementingkan diri sendiri. Saya belajar berbagi dan saya menemukan kekuatan dalam tawa kegembiraan, kita semua tertawa karena kita semua adalah orang yang kuat orang yang tidak pernah terlarut dengan tantangan dan cobaan. Thank U For All.

Add comment Juni 26, 2009

Catatan Sahabat Season 2

Kegiatan kampanye dan aksi simpatik MENENTANG ADANYA IKLAN DAN SPONSOR ROKOK yang dilakukan oleh Forum Anak Daerah Jawa Barat bekerja sama dengan Lembaga Perlindungan Anak Jawa Barat dan Komnas Perlindungan Anak Jakarta pada tanggal 30 Mei 2009, ternyata masih terkenang dan menjadi bagian yang tidak bisa terlepaskan dari memori ingatan saya. Kegiatan ini prepare nya memang tidak begitu maksimal tetapi hal yang dilakukan di lapangan sangat maksimal. Ini adalah kedua kalinya FAD Jawa Barat kampanye menentang adanya iklan dan sponsor rokok. Sebelumnya FAD Jawa Barat pernah melakukan kampanye melalui media stasiun lokal di Kota Bandung (Padjajaran TV). Kegiatan aksi simpatik ini melibatkan 75 orang anak dan 25 orang dewasa. Kegiatan dilakukan di Eldorado, Lembang. Mengapa kita pilih tempatnya di Eldorado, Lembang. Karena pada tanggal 30 Mei 2009 Eldorado menjadi saksi bisu lahirnya band baru pada final A Mild Live Wanted 2009, tentunya sudah jelas siapa yang menyelenggarakan acara itu, yakni sebuah perusahaan rokok terkemuka di Indonesia. karena adanya itulah kita semua melakukan kampanye dan aksi, coz, beasiswa, event2 musik dan lain-lain yang dilakukan oleh perusahaan rokok, saya rasa kamuflase untuk menutupi boroknya mereka. Biaya pengobatan karena mengkonsumsi rokok jauh lebih besar ketimbang iming-iming yng mereka beri.
Moment aksi dan kampanye Anti sponsor rokok juga dilakukan menyambut adanya hari Anti Tembakau Sedunia pada 31 Mei 2009. Aksi dan kampanye yang dilakukan oleh anak-anak yang tergabung dalam Forum Anak Daerah Jawa Barat, merupakan sebuah wujud penolakan anak Jawa Barat terhadap sebuah iklan dan sponsor rokok yang kian hari kian menyesatkan. Apalagi target pemasaran rokok di Indonesia persentasi terbesar adalah anak-anak. Mengapa? Karena menurut pengakuan dari perusahaan rokok sendiri mengatakan bahwa anak dan remaja adalah ASET MASA DEPAN BUAT PERUSAHAAN ROKOK.
Kegiatan Aksi dan kampanye ini melibatkan anak-anak di Jawa Barat khususnya anak-anak yang ada di Bandung. Kegiatan ini menghubungkan saya dengan banyak teman baru. Nah, hari ini saya akan sedikit meperkenalkan teman-teman baru yang saya temui pada kegiatan tanggal 30 Mei kemarin. Jarang saya menuliskan beberapa hal tentang sebuah kisah pertemenan yang secara khusus saya tulis di BLOG ini. Terakhir saya menuliskan sebuah cerita persahabatan yang saya temukan di Palu, Sulawesi Tengah. Mungkin bisa dilihat di postingan sebelumnya yang berjudul ‘Catatan Sahabat’. Saya tuliskan itu semua, karena saya merasa mereka adalah sebuah teman yang luar biasa yang pernah hadir berbagi kisah selama di sana. Untuk kali ini teman-teman baru yang beberapa hari ini pernah berbagi dalam moment-moment tertentu adalah :
Riean
RIEAN
Awalnya ketika ketemu nih anak, orangnya begundal dan nalaktak, karena kalo ngomong asbun. Tapi setelah ketemu dan kenal orangnya rame, asyik dan bodor. Ya, ngga jauh lah dengan Riean Jombang (wakakaka), Oya, rumah tuh anak tepat berapa depan Lembaga Permasyarakat Kebon Waru. Awalnya saya pikir c’riean adalah salah satu penghuni tahanan LP. Hehehe. Pertemanan saya dengan rriean tambah seru, terakhir saya kerumah dia buat balikin flasdick yang dia titipin ma saya buat ditransfer photo-photo kegiatan di Eldorado kemarin. Wah, kebetulan, c’riean punya banyak film-film seru, ya kesempatan bagus buat ngerampoknya, tapi bilang dulu tentunya (hehehe, bukan ngerapok itu namanya), insomnia yang amit-amit cukup terobati dengan adanya film-film yang saya pinjam dari dia. Oya, c’riean kalo smsan suka manggil saya Juragannt… wakakakakk,,, jadi ngerasa punya pembokat neghh..

AnggaANGGA
Emmm… kesan pertama yang saya lihat dari Angga supel dan aktif. Beberapa hari ketemu sama angga, ternyata orangnya cukup nyantai, ada saatnya tuh anak terlihat serius dengan asyik sendiri dan ada saat juga dia ber uchul-uchul ma kawannya. Btw, gmn Angga dengan skandal yang terjadi ma sohib saya,,, hagahghahh,, berhasilkah? Oya, peretemanan saya dengan Angga berawal dari kegiatan kampanye juga. Angga adalah teman sekelasnya Riean. Mmm, apalagi ya…

Oya, sebenarnya masih banyak teman-teman lain yang ingim saya sampaikan di sini,
Seperti RISVAN, FERDI dan FADIL. Tapi ntar saya lanjut untuk menceritakan siapa mereka. Oya, ngomong-ngomong kapan negh nonton lagi, nonton kayak kemaren. Gaya udah pada cool, ngomong gayanya punk rock, kalakuan pada lalebai, tapi klo nonton, jangan ditanya. Ketika Cinta Bertasbih… wakakakk…
Ocreh deh, intinya saya senang bisa kenal dengan kalian, saya harap pertemanan ini bisa lanjut sampai ujung usia. Hehehe.
seorang sahabat akan mengisi kekuranganmu bukan keisenganmu. Dan dalam kemanisan persahabatan, biarkanlah ada tawa ria kegirangan, berbagi duka dan kesenangan. Sebab dalam rintik lembut embun, hati manusia menghirup fajar yang terbangun, dan mendapatkan kesegaran gairah kehidupan

Dalam persahabatan yang tanpa kata, segala pikiran, harapan dan keinginan terungkap dan terangkum bersama menyimpan keutuhan. Ketika tiba saat perpisahan, jagan kalian berduka, sebab apa yang kalian kasihi darinya mungkin akan nampak lebih cemerlang dari kejauhan seperti gunung yang tampak lebih agung terlihat dari padang dan daratan. Jangan ada tujuan lain dari persahabatan kecuali saling memperkaya jiwa. Karena cinta kasih yang masih mengandung pamrih hanyalah jaring yang ditebarkan ke udara – hanya menangkap kekosongan semata.

1 comment Juni 18, 2009

AKSI MENUJU MASA DEPAN TANPA PEKERJA

Jumat, 12 Juni 2009 Merupakan hari Dunia Menentang Adanya Pekerja Anak. Pada momentum itu Forum Anak Daerah (FAD) Jawa Barat aktif terlibat melakukan bentuk-bentuk advokasi dan sosialisasi menentang adanya pekerja anak. Tema yang diusung sebenarnya adalah “Berikan Kesempatan yang lebih Baik untuk Anak perempuan”. Kenapa perempuan, karena menurut data dan realita di lapangan kebanyakan yang menjadi pekerja anak saat ini adalah anak perempuan. Terutama anak perempuan yang terpaksa bekerja menjadi pembantu rumah tangga. Sedikitnya 700.000 orang pekerja rumah tangga di Indonesia berusia di bawah 18 tahun dan 99% di antaranya adalah anak perempuan yang rentan penyiksaan dan eksploitasi tenaga. Nah, bentuk aksi dan simpak yang dilakukan oleh teman-teman yang terlibat dalam Forum Anak Daerah Jawa Barat adalah dengan sosialisasi dan advokasi melalui Radio Republik Indonesia (Jumat, 12 Juni 2009 – jam 09-00-10-00). Kebetulan yang menjadi nara sumber untuk bicara di RRI adalah saya, di sana saya sedikit share tentang keadaan pekerja anak di Kota Bandung yang semakin mengkhawatirkan, termasuk saya cerita tentang masa lalu saya yang sempat bekerja di kawasan sektor alas kaki Cibaduyut. Saya lebih banyak bicara tentang pentingnya dukungan sebaya yang mampu melakukan advokasi untuk mengajak anak-anak terlibat dalam berbagai kegiatan edukatif, seperti terlibat dalam Forum-forum anak yang lebih memberikan kesempatan bermain dan belajar untuk anak. Ada beberapa pertanyaan dari pendengar kepada saya, pertanyaannya adalah “Jika Asep menjadi Menteri tenga Kerja dan transmigrasi apa yang akan dilakukan Asep?”, jawaban yang saya berikan adalah lebih banyak memberi kesempatan kepada anak untuk bermain dan belajar, dan melakukan tindakan yang nyata atau implementasi dari Konvensi Hak Anak dan Undang-undang Perlindungan Anak No.23 Tahun 2002. Bersatu Membangun Negeri
Advokasi Dunia Menentang Adanya Pekerja Anak tidak hanya dilakukan pada hari jumat, 12 juni 2009 saja. Tapi pada hari Minggu, 14 Juni 2009 Forum Anak Daerah (FAD) Jawa Barat bekerja sama dengan Lembaga Perlindungan Anak (LPA) Jawa Barat melakukan aksi dan kampanye simpatik menolak adanya segala bentuk eksploitasi baik secara ekonomi maupun seksual terhadap anak. Aksi dan Kampanye ini dilakukan di Pintu Masuk Utara di salah satu malldi Kota Bandung, yaitu Bandung Indah Plaza. Teman-teman yang terlibat ada 40 orang anak. Bentuk Aksi dan kampanye yang dilakukan diisi dengan pembacaan orasi (tapi orasinya beda sama orang dewasa) lebih kepada penyampaian pesan lewat nyanyian, yel-yel dan puisi. Kegiatan ini juga sebagai momentum untuk memperkuat komitmen pemerintah, mitra sosial ILO, masyarakat umum, LSM, serta pihak-pihak terkait dalam mengentaskan pekerja anak. bla-blaMenurut laporan global ILO terbaru, Masa Depan tanpa Pekerja Anak, menunjukkan bahwa 246 juta anak usia lima sampai 17 tahun di seluruh dunia terlibat dalam perburuhan anak. Dari jumlah itu, 179 juta anak terlibat dalam bentuk pekerjaan anak terburuk. Asia Pasifik disebutkan mencatat jumlah terbesar pekerja anak usia 5-14 tahun, yakni 127 juta. Setelah itu, wilayah Sahara-Afrika dengan jumlah 48 juta anak, diikuti Amerika Latin dan Karibia dengan jumlah 17,4 juta anak, serta Timur Tengah dan Afrika Utara sebanyak 13,4 juta anak.
Kegiatan menentang adanya pekerja anak tentunya diharapakan bukanlah acara ceremonial saja. Diharapkan teman-teman yang kemarin terlibat ataupun tidak terlibat dalam aksi kampanye bisa melakukan advokasi ke orang-orang disekitar. Tentunya dengan harapan bisa menjadi lebih peka, lebih peduli dan jadi solusi untuk bangsa ini.

1 comment Juni 15, 2009

spirit!


Betapa sombongnya diri ini ketika rasa syukur tidak pernah lebur dalam hiruk pikuk yang ku alami. Memang tidak ada yang spesial dari hari ke hari yang Aku jalani akhir-akhir ini. terlalu lurus dan hampa, meskipun beberapa hari di minggu ini Aku lalui dengan beberapa kegiatan, seperti sharing di Minggu pertama (1 April 2009) dan di Minggu ke dua (11 April 2009) di Komunitas Sahabat Kota (KSK). Hari ini, esok dan seterusnya Aku perlu spirit dan support. Tapi di mana bisa Aku dapatkan? Ujian Nasional tinggal di depan mata, tapi tiga kali try out nilaiku masih kurang dari standar yang ditargetkan sekolah, bahkan jauh lebih buruk. Sepertinya di bulan April ini, otakku harus dipaksa dengan berbagai rutinitas yang terkadang membuatku stres, adakah Pola belajar yang bisa lebih menarik? tidak bete, akhhh….

Oya, Minggu kemarin Aku dan teman-teman satu kelas sempat photo-photo buat di booklet. Kita ngambil lokasi di rel kereta api, tepatnya di stasiun Bandung. Kita juga ngambil konsep bertema profesi untuk photo individunya. uchul-uchul sih photonya, kagak kerasa 3 tahun kita belajar bersama, suka, duka, stress, konflik, benci, kacrut pernah kita lalui. Kini jalan di luar sana sudah terbuka begitu lebar, sudah saatnya kita melepas semua ketidakdewasaan ini. Bagitu pun dengan Aku, sudah saatnya bangun dari zona aman untuk meneriakan semua cita-cita yang harus aku gapai, targetan di bulan sekarang dan bulan Mei adalah menendang bola sampai ke gawang dan bereteriak goaLLLL,,,, Ujian Nasional yang akan dilaksanakan tanggal 20-22 April harus Aku hatamkan dengan nilai maksimum (amin), dan Ujian Praktek Sekolah tanggal 24-28 April harus Aku lalui dan ber ending ‘berhasil-berhasil-HORE’, trus tanggal 4-6 Mei 2009 adalah ujian sekolah untuk teori harus Aku goalkan pula. Oya, ga ketinggalan tanggal 30-31 Mei adalah ujian PMBP-ITB, semoga bisa ketrima di ITB, hehehe. Amin..
Minta doanya ya, semoga semuanya bisa berjalan seperti yang Aku harapkan.

2 comments April 12, 2009

Yang muda yang berkarya

ada kalanya kita perlu bermainWah, bingung mau nulis apa. Mengenai kegiatan Young Changemakers Ashoka Indonesia 2008 di Bogor – Jakarta, 8-10 Maret 2009, saya akan sedikit sharing tentang apa yang saya dapatkan sepulang dari sana. Oya sebelumnya ada beberapa artikel yang bisa dibuka mengenai kegiatan saya dan teman-teman penerima award YCM 2008 selama 3 hari kemarin di Bogor dan di jakarta di muat di koran Seputar Indonesia lo. Ada banyak artikel yang di buat, silahkan aja di klik www.seputar-indonesia.com, kemudian klik periskop. Di situ ada artikel yang berkaitan dengan YCM:

1. anak Muda di Ujung mimpi
2. Yang muda yang berkarya
3. Penyebar virus perubahan
4. Perubahan sebuah epidemi sosial

silahkan di baca ya, ada cerita kegiatan beberapa kawan YCM….

Yang pasti sepulang dari kegiatan disana sungguh mendapat banyak ilmu dan motivasi yang luar biasa. Saya selalu berharap motivasi untuk terus melakukan sesuatu perubahan di lingkungan sosial ga hanya tertahan sepulang dari kegiatan di Bogor, tapi akan terus berkobar dan selalu bersemangat. SEMANGAT!

4 comments Maret 16, 2009

Be Yourself, Be Creative, Be Changemakers

kita bukan bagian dari masalah, kita adalah solusi dari masalah
Empat hari ke depan saya akan kembali memulai aktivitas yang tidak seperti biasanya, tidak ada tryout seperti hari-hari sebelumnya yang nyaris dibuat stres dan kepikiran. Ya gimana tidak kepikiran, nilai-nilai yang didapat dari hasil tryout masih belum sesuai harapan, bahkan masih di bawah standar kelulusan yang ditargetkan sekolah, tapi untuk standar nasional sudah lulus sih.
Besok saya mulai dispen lagi, entah keberapa kali saya dispen di tahun 2009 ini. Padahal udah saya coba untuk mulai fokus ke study di sekolah, apalagi udah kelas tiga udah saatnya menentukan pilihan. Tapi, berbagai realita yang dihadapi ternyata tidak semudah yang saya pikirkan, banyak yang lost dari planning yang ditargetkan. Tanggal 8-10 Maret 2009 ASHOKA Indonesia mengundang para penerima penghargaan Young Changemakers Initiative 2008 untuk sharing lebih jauh dalam bentuk training di Bogor, tepatnya di Wisma YAKITA. Di sana saya akan bertemu dengan teman yang luar biasa, Pemuda/pemudi yang memiliki semangat yang luar biasa pula dari berbagai daerah (Sumatera, Bali, Jawa). Dan yang menariknya saya akan bertemu dengan Suci Lestari (pemimpin muda indonesia 2008, berasal dari Aceh), dulu kita sempat ketemu di Forum Anak Nasional 2008 di Bogor pula. Ya, itung-itung reunian. Jadi kangen sama teman-teman Forum Anak Nasional 2008, kalian semua gimana kabarnya? Masih lebaikah? (hahaha). Hari selasa, tanggal 10, saya dan peserta penerima penghargaan YCM 2008 akan mengikuti kegiatan di Jakarta. Di sana, tepatnya di Teater Utan Kayu, ada konferensi Pers seputar young changemakers Indonesia, Mempersembahkan Young Changemakers & Environmental Whistle Blowers: Nugie & Valerina Daniel
Kusuma Dyah Sekararum (Salatiga, pelajar 12 tahun) – inisiatif pengomposan kotoran.
Rahmi Ariani (Jakarta, mahasiswi 19 tahun) – pendidikan lingkungan untuk SD melalui inisiatif daur ulang kertas.
Ika Kurnia Riswandari (Jogyakarta, mahasiswi 20 tahun) – inisiatif pembersihan pantai melibatkan wisatawan, pedagang, dan komunitas lokal.
M. Bijaksana Junerosano (Bandung, Youth Venturer 25 tahun) – pendidikan lingkungan di kalangan murid SMU melalui pengurangan konsumsi kantong plastik.

ehmm, itu hanya selintas kegiatan yang saya tahu, akan saya update lebih lanjut sepulang dari sana. Kegiatan Young Changemakers Indonesia kali ini membuat saya dan teman-teman di Bandung menjadi lebih respek dan aware dalam melihat masalah sosial di lingkungan sekitar. Begitu banyak problematika di kehidupan yang ada, terlalu kompleks dan multidimensi. Tapi, keberadaan kita akan dipertanyakan suatu saat nanti oleh anak, cucu, atau oleh DUNIA bahkan oleh Tuhan tentang apa yang telah kita perbuat untuk menjadi bagian dari solusi atas masalah yang kita buat selama kita hidup.

Be Yourself, Be Creative, Be Changemakers
Make a difference around you!

1 comment Maret 6, 2009

Jika Aku Menjadi…


Jika Aku Menjadi… adalah salah satu realiti show di salah satu stasiun televisi (TRANS TV), setelah melihat beberapa episode yang pernah ditayangkan, saya sempat berpikir dan memposisikan diri jika saya ditanya, jika kamu dilahirkan kamu mau jadi apa, trus jika berandai-andai kamu ingin menjadi seorang apa??
Pernah saya mendapat pertanyaan dari teman saya, Jika harus memilih menjadi politisi atau seniman kamu mau milih mana? Trus saya jawab, yang akan saya pilih adalah keduanya. So, melihat peran dari kedua pilihan sama-sama penting. Menjadi seniman dalam melangkahkan kaki kehidupan tak lepas dari adanya nilai seni yang kerap melibatkan hati, emosi dan pikiran. Tidak sedikit mimpi, ide, harapan dan gagasan dari seorang seniman terlontar untuk menciptakan perubahan positif bagi dirinya maupun orang lain. Namun keberadaan mereka seolah tak dianggap oleh masyarakat karena penampilan mereka yang terkesan urakan.
(iya ga seeh?)
Lain halnya dengan politisi, penampilan yang serba mewah dan kekuasaan yang diperoleh membuat keberadaannya diakui oleh masyarakat. Tapi pernahkah kita berpikir bahwa kebijakan yang dibuat pemerintah baik itu dalam bentuk Undang-undang maupun peraturan, dalam realita kehidupan banyak yang tidak terealisasi. Itu artinya yang dibutuhkan seorang politisi adalah pelibatan hati, emosi dan pikiran dalam membuat kebijakan sehingga tidak merugikan orang banyak.

Nah, Apabila saya memerankan tokoh dari kedua peran di atas maka yang akan saya lakukan adalah memanfaatkan kekuasaan yang dimiliki seorang politisi untuk membangun mimpi-mimpi anak Indonesia. Seperti yang kita ketahui anak meruapakan tunas penerus cita-cita bangsa. Membangun mimpi anak Indonesia melalui realisasi yang nyata dan merata dari Undang-undang Perlindungan Anak No.23 Tahun 2002 (UUPA No,23 Tahun 2002). seperti hak untuk mendapatkan pendidikan gratis, identitas berupa akta secara gratis, sarana bermain dan belajar yang mudah diakses, memberikan perlindungan dari diskriminasi, eksploitasi, penelantaran serta memberikan akses bermain dan belajar untuk anak-anak yang membutuhkan perlindungan khusus guna membangun masyarakat yang inklusi.
Anak Indonesia Butuh Ruang Bermain!!
Membangun sarana dan prasarana bermain dan belajar untuk anak menjadi tujuan utama ketika saya memiliki kekuasaan yang identik dengan adanya uang. Diharapkan dengan adanya tempat untuk mengemukakan pendapat, keinginan, harapan, ide, gagasan dan bentuk partisasi lain menjadikan bakat dan potensi anak bisa tersalurkan. Selanjutnya bagaimana kita melatih para calon pemimpin masa depan ini dengan pendidikan yang menomor satukan kejujuran dan kedisiplinan yang kini jarang terlihat pada pemimpin-peminpin kita.

Sebagai seorang politisi yang memiliki jiwa seni saya akan melibatkan anak-anak dalam pembelajaran pengambilan keputusan, contoh kecil mengajak anak- Indonesia mengunjungi gedung DPR dan membiarkan mereka berekspresi merasakan megahnya gedung, hangatnya kursi DPR yang kerap membuat pemakainya tertidur dan mencoba melakukan advokasi di dalam gedung DPR seperti membahas UUPA No. 23 Tahun 2002. Hal yang sebenarnya mudah dilakukan seorang politisi terasa sulit bagi anak-anak untuk membangun hal itu. Mengunjungi gedung DPR seolah mimpi yang tak pernah tercipta. Banyak hal yang bisa kita lakukan untuk membangun kreativitas anak dan jiwa kepemimpinan. Tinggal bagaimana kita mengakses keberadaan mereka.

3 comments Februari 12, 2009

sebuah penantian

STRESSS.......

Subhanallah, saya tidak tahu apakah di bulan maret mendatang akan menjadi kado spesial yang pernah kudapatkan atau sebaliknya. Masih terlintas jelas bagaimana perasaan saya ketika Kang Doel (orang dari Mizan) pada bulan Desember 2008 mengatakan kalau buku autobiografi saya akan rilis Januari 2009. Tapi sampai akhir Januari 2009 belum ada kabar tentang keberlajutan tentang Buku itu. Pikiran saya mulai menjauh untuk berharap kapan buku itu akan rilis, bahkan saya mulai tidak peduli apa buku itu akan diterbitkan atau tidak. Karena saya sadar diri ini masih belum ada apa-apa untuk dibagi kisah ceritanya. Tapi terakhir awal-awal bulan Februari pihak Mizan mulai menelpon saya, dan saya disuruh datang ke kantor Mizan untuk pemotretan (cie iela gaya Luww) di cover, perasaan saya jadi semakin yakin kalau ternyata buku ini benar-benar akan rilis. Subhanallah. Dari Kang Doel memberi kabar kalau tidak ada halangan lagi bulan Maret akan rilis. Sudah tidak sabar. Kalau benar bulan maret jadi terbitnya, itu akan menjadi kado terbesar yang pernah saya dapatkan seumur hidup ini di hari ulang tahun saya 8 Maret.
Oya, untuk teman-teman yang mengenal saya, ada space kosong di Buku autobiografi ini, dan saya harap teman-teman mau memberi sedikit commend tentang diri saya (space commend dari teman-teman ini adalah permintaan dari Mizan, yang akan ditampilkan entah itu dicover buku ataupun di halaman pertama), kalau tidak keberatan commend teman-teman tentang saya ditunggu di email ini ya ardhanst@yahoo.co.id
Oke, minta doanya ya…

5 comments Februari 10, 2009

penuh makna dalam kebersamaan


waktu terasa semakin berlalu
tinggalkan cerita tentang kita
akan tiada lagi kini tawamu
tuk hapuskan semua sepi di hati

ada cerita tentang aku dan dia
dan kita bersama saat dulu kala
ada cerita tentang masa yang indah
saat kita berduka, saat kita tertawa

teringat di saat kita tertawa bersama
ceritakan semua tentang kita


Kegiatan-kegiatan kemarin di Kupang-NTT dan Palu-Sulteng da terakhir di Jakarta menjadi sebuah kenangan yang tak penah terlupakan, bisa bertemu dengan teman-teman yang sangat luar biasa dan memberi warna baru dalam hidup ini adalah sebuah anugraH yang ,,, subhanallah dehh. Keberadaan saya sekarang di Bandung terus menyisakan cerita mereka. Tak pernah sebelumnya saya merasakan perasaan yang begitu kangen dengan situasi waktu itu, andai saja ada hal yang bisa mengembalikan kembali memori indah itu untuk terulang kembali esok ataupun lusa.
Tapi, kenapa ya? dalam keramaian yang ada hari ini di Bandung diri ini masih saja terasa SEPI, tak ada sahabat atau pun keluarga yang mampu mengisi kekosongan hati dan pikiran ini, namun terasa penat. O, entahlah sampai kapan perasaan ini akan terganti seperti rasa suka cita yang sempat aku dapatkan kemaren sore di Kupang, Palu, Jakarta.

Add comment Januari 31, 2009

catatan sahabat,



Berikan yang terindah untuk persahabatan, jika dia harus tahu musim surutmu biarlah dia mengenal pula musim pasangmu. Sebab apa makna persahabatan jika sekedar mengisi waktu senggang ? Carilah ia untuk bersama menghidupkan sang waktu !

Siapa yang menyangka 5 hari saya di Palu bisa terdampar di tengah orang-orang yang over lebaii, latah, stress, gookiel, pokonya yang mampu membuat saya sulit untuk melupakannya. Bahkan jika boleh meminta saya ingin kembali terdampar di tengah ke aNeWhan mereka. Sebuah pertemanan yang solid, kompak dan kritis saya temukan di sana, tepatnya di sebuah sekolah yang konon katanya ANGKERRrr (bukan saya lho yg mengatakannya), bahkan seBuah sekolah yang mempunyai sang aktris kawakan yg membuat kenapa sekolah itu banyak cerita misterinya, hohoho, lebaiikan??? (itu juga bukan saya yang mengatakan) Penasaran siapa dibalik itu semua??? Siapa ya yang membuat sekolah itu tampak menjadi momok menakutkan dengan sejuta problematika???
Menurut kesaksian orang-orang yang ngaku punya resep buat pintar hanya dengan minum Tolak Bodo, mengatakan sekolah itu serem semejak kasus siswi bernama Rose (bukan saya lho yang ngomong). Padahal menurut pandangan saya yang membuat sekolah itu seram dan angkerr justru karena kehadiran orang-orang yang supeer lebaii, Mo tau orangnya siapa? Trus, penasaran apa nama sekolah tempat mereka belajar???
SMA Negeri 2 Palu lah yang memiliki sejuta cerita seputar kelebaiian dari sebuah tim yang solid. Seperti

IdHaR,
coWo yang narsist n goOkiel sedikit Latah ini adalah tukang huru hara yang bisa menyebabkan seantero sekolah dibuat Geger, gimana ngga, setiap ada tuh anak pasti minta games Jujur or Berani, kagak tanggung-tanggung sanksi ktika kalah dari games tersebut sangat Overr yang membuat sport jantung, sejam dua jam dengan dia hanya mampu mengkontaminasi pikriran saya yang lugu ini (hahaha, emang bener kok :-) )

RizaL,
nah, ini dia anak yang sering kena bahan ledekan dari kawan-kawan mereka, tapi yang anehnya tuh anak nyantai aza lagi ketika diledekin ma kawan-kawannya, SaLUddd dehh buat izaLL. Ga kalah lebaii dari idhar, izaL yang bawaanya cooL mampu membuat orang-orang terpaku n terpana karena ke… ke… ke… ke… apa ya??? KesTresannya kalii… hehehe,

Anton,
Gimana Mas, udah minum Tolak Bodonya??? sie Pendaki yang senang berpetualang ini memang pantut diacungi jmpol, cara dia berempati dengan masyarakat dan bergaul patut dicontoh, candaannya yang GUARIIINKK hanya mampu membuat ketwa teman-temannya terlihat sumbing, hehehe, GudLak ya Pak Ketua Forum Pelajar Peduli Perdamaian dan Kemanusiaan Sulteng. Semangat okaiii???

Andry,
Mr. Biggest ini bawaannya dingin, nyantai, cool man, ga seru kalo ga da Loe, Kehadirannya emang selalu dijadikan bahan Kekerasan Hak Asasi Manusia, hahaha, tapi saluudnya tuuuh anak kagak pernah protesss, kadang-kdang gokiel, narsiss dan serta lebbaii

Fickry,
COwo kalem ini selintas emang sedikt pendiam, nah diamnya itu yang membuat ceWe seperti Vita mampu dibuat kelepek2,, (bener ga sehh?), Menurut pengakuannya sungguh luar biasa bagi dirinya bisa ngobrol langsung dan photo bareng dengan Bapak Wakil Walikota Palu saat di Kemah Pelajar, tapi ngomong-ngomong photonya masih ada Mas? Oya, kapan-kapan kalau saya ke Palu lagi, saya boking jadi Manager plus supirr ya,, hehehe…. justkidding

Ana
Cewe berjilBaber ini punya segudang prestasi, bawaanya yang terkena vyrus djogja masih dijadikan guyonan diantara kawan-kawannya. Salud deh buat Ana, btw kapan negh bisa ngumpul gila-gilaan lagi, ditunggu di Bandung ya. siap-siap terkena vyrus lebaaii. kagak ada lu kagak rame mba…

Nah, itu selintas profil teman-teman SMA Negeri 2 Palu yang menggegerkan sekolahnya karena ke overan mereka. yang bikin salut dari mereka adalah kekompakan dan rasa selalu ada kapan dan dimanapun, Hiks, jadi iri, karena blum pernah saya mempunyai teman yang rela nganter buat jalan-jalan keliling Palu, datang di Kemah pelajar hanya untuk share dengan saya padahal tidak termasuk peserta, dan gila-gilaan di pinggir Pantai Taman Ria, ngamen so uchuL (so lucu), bikin huru hara di hotel tengah maLam menuju pagi, dan yang membuat saya termehek-mehek (lebaii), saat mereka rela meluangkan waktu untuk bangun pagi padahal semalaman bergadang hanya untuk mengantar saya ke Bandara Mutiara. ooo,,, so sweet, kenapa sih saya ga tinggal di Palu saja, punya teman seperti mereka yang selalu ada kapan pun, kanapa di Bandung ga ada? Kenapa kalian semua ga tinggal di Bandung saja? hahaha,,

Oya, maaf kalau ada yang salah dalam pendeskripsian nama n sifat, sowry photo-photo yang wktu tu diambil saat di pantai dan di hotel, semuanya ilang di camera digital saya. ke format euy, makanya saya coba cari-cari photo2 kalian melalui friendster za, oya saya minta photo2 kalian lebih banyak dan kirimkan lewat email ya (ardhanst@yahoo.co.id)

Dalam persahabatan yang tanpa kata, segala pikiran, harapan dan keinginan terungkap dan terangkum bersama menyimpan keutuhan. Ketika tiba saat perpisahan, jagan kalian berduka, sebab apa yang kalian kasihi darinya mungkin akan nampak lebih cemerlang dari kejauhan seperti gunung yang tampak lebih agung terlihat dari padang dan daratan. Jangan ada tujuan lain dari persahabatan kecuali saling memperkaya jiwa. Karena cinta kasih yang masih mengandung pamrih hanyalah jaring yang ditebarkan keudara – hanya menangkap kekosongan semata.

Seorang sahabat akan mengisi kekuranganmu bukan keisenganmu. Dan dalam kemanisan persahabatan, biarkanlah ada tawa ria kegirangan, berbagi duka dan kesenangan. Sebab dalam rintik lembut embun, hati manusia menghirup fajar yang terbangun, dan mendapatkan kesegaran gairah kehidupan

5 comments Januari 7, 2009

Previous Posts


Bangga Jadi Anak Indonesia

"Luar Biasa!!! Pemimpin muda yang kreatif dan bekerja keras dalam menyosialisasikan /membela hak anak" (Diana, Lembaga Perlindungan Anak Jabar) "Inilah satu sosok kamu muda yang harus ditiru, aktif, peduli dan bervisi, semoga kata-kata 'yang muda yang berkarya' mnejadi motor untuk mendorong anak-anak muda lainnya dalam membuat perubahan" (Febby Alfiandi, Fellow Ashoka Indonesia) "Asep adalah sahabat sekaligus guru bagi saya, perjuangan dan asa yang tak pernah pudar memberikan inspirasi bagi saya, untuk menjadi Asep Ramdhani" (Muhamad Iman Usman, Indonesian Young Leader 2008)

caTat!

Juli 2009
S S R K J S M
« Jun    
 12345
6789101112
13141516171819
20212223242526
2728293031  

ALLow!

Profil Facebook Asep Ramdhani

You say aku,

IKe . di Catatan Sahabat Season 2
wiekz di AKSI MENUJU MASA DEPAN TANPA…
iman di Yang muda yang berkarya
munawir di Liburan Sekolah
fachri di spirit!
ampun deh di spirit!
fachri di Yang muda yang berkarya
imoe di Yang muda yang berkarya
NIKE WAREHOUSE SALE di Yang muda yang berkarya
cienceph di si enceph?

Blogroll

About Me!

Gue Nulis Loe Baca,

CreaT gue,

Share Cara Gue

Creat Me,

Cara Asyik Gaya Gue