AKSI MENUJU MASA DEPAN TANPA PEKERJA

Juni 15, 2009

Jumat, 12 Juni 2009 Merupakan hari Dunia Menentang Adanya Pekerja Anak. Pada momentum itu Forum Anak Daerah (FAD) Jawa Barat aktif terlibat melakukan bentuk-bentuk advokasi dan sosialisasi menentang adanya pekerja anak. Tema yang diusung sebenarnya adalah “Berikan Kesempatan yang lebih Baik untuk Anak perempuan”. Kenapa perempuan, karena menurut data dan realita di lapangan kebanyakan yang menjadi pekerja anak saat ini adalah anak perempuan. Terutama anak perempuan yang terpaksa bekerja menjadi pembantu rumah tangga. Sedikitnya 700.000 orang pekerja rumah tangga di Indonesia berusia di bawah 18 tahun dan 99% di antaranya adalah anak perempuan yang rentan penyiksaan dan eksploitasi tenaga. Nah, bentuk aksi dan simpak yang dilakukan oleh teman-teman yang terlibat dalam Forum Anak Daerah Jawa Barat adalah dengan sosialisasi dan advokasi melalui Radio Republik Indonesia (Jumat, 12 Juni 2009 – jam 09-00-10-00). Kebetulan yang menjadi nara sumber untuk bicara di RRI adalah saya, di sana saya sedikit share tentang keadaan pekerja anak di Kota Bandung yang semakin mengkhawatirkan, termasuk saya cerita tentang masa lalu saya yang sempat bekerja di kawasan sektor alas kaki Cibaduyut. Saya lebih banyak bicara tentang pentingnya dukungan sebaya yang mampu melakukan advokasi untuk mengajak anak-anak terlibat dalam berbagai kegiatan edukatif, seperti terlibat dalam Forum-forum anak yang lebih memberikan kesempatan bermain dan belajar untuk anak. Ada beberapa pertanyaan dari pendengar kepada saya, pertanyaannya adalah “Jika Asep menjadi Menteri tenga Kerja dan transmigrasi apa yang akan dilakukan Asep?”, jawaban yang saya berikan adalah lebih banyak memberi kesempatan kepada anak untuk bermain dan belajar, dan melakukan tindakan yang nyata atau implementasi dari Konvensi Hak Anak dan Undang-undang Perlindungan Anak No.23 Tahun 2002. Bersatu Membangun Negeri
Advokasi Dunia Menentang Adanya Pekerja Anak tidak hanya dilakukan pada hari jumat, 12 juni 2009 saja. Tapi pada hari Minggu, 14 Juni 2009 Forum Anak Daerah (FAD) Jawa Barat bekerja sama dengan Lembaga Perlindungan Anak (LPA) Jawa Barat melakukan aksi dan kampanye simpatik menolak adanya segala bentuk eksploitasi baik secara ekonomi maupun seksual terhadap anak. Aksi dan Kampanye ini dilakukan di Pintu Masuk Utara di salah satu malldi Kota Bandung, yaitu Bandung Indah Plaza. Teman-teman yang terlibat ada 40 orang anak. Bentuk Aksi dan kampanye yang dilakukan diisi dengan pembacaan orasi (tapi orasinya beda sama orang dewasa) lebih kepada penyampaian pesan lewat nyanyian, yel-yel dan puisi. Kegiatan ini juga sebagai momentum untuk memperkuat komitmen pemerintah, mitra sosial ILO, masyarakat umum, LSM, serta pihak-pihak terkait dalam mengentaskan pekerja anak. bla-blaMenurut laporan global ILO terbaru, Masa Depan tanpa Pekerja Anak, menunjukkan bahwa 246 juta anak usia lima sampai 17 tahun di seluruh dunia terlibat dalam perburuhan anak. Dari jumlah itu, 179 juta anak terlibat dalam bentuk pekerjaan anak terburuk. Asia Pasifik disebutkan mencatat jumlah terbesar pekerja anak usia 5-14 tahun, yakni 127 juta. Setelah itu, wilayah Sahara-Afrika dengan jumlah 48 juta anak, diikuti Amerika Latin dan Karibia dengan jumlah 17,4 juta anak, serta Timur Tengah dan Afrika Utara sebanyak 13,4 juta anak.
Kegiatan menentang adanya pekerja anak tentunya diharapakan bukanlah acara ceremonial saja. Diharapkan teman-teman yang kemarin terlibat ataupun tidak terlibat dalam aksi kampanye bisa melakukan advokasi ke orang-orang disekitar. Tentunya dengan harapan bisa menjadi lebih peka, lebih peduli dan jadi solusi untuk bangsa ini.

Entry Filed under: Uncategorized. .

2 Comments Add your own

  • 1. wiekz  |  Juni 16, 2009 at 10:34 am

    kapaan yah anak Fankoper (Forum Anak Kota Pekanbaru) bisa aktif seperti FAD JaBar?
    doain yah kang?

    Balas
  • 2. cienceph  |  Juli 31, 2009 at 3:50 pm

    Wah anak2 Fankoper pasti jauh lebih hebat…
    semangaddd…
    Ayo… kita saling mendukung….
    Undang-undang FAD Jabar Kalo ada kegiatan ea…
    hehehehe

    Balas

Leave a Comment

Required

Required, hidden

Some HTML allowed:
<a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <pre> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Trackback this post  |  Subscribe to the comments via RSS Feed


Bangga Jadi Anak Indonesia

"Luar Biasa!!! Pemimpin muda yang kreatif dan bekerja keras dalam menyosialisasikan /membela hak anak" (Diana, Lembaga Perlindungan Anak Jabar) "Inilah satu sosok kamu muda yang harus ditiru, aktif, peduli dan bervisi, semoga kata-kata 'yang muda yang berkarya' mnejadi motor untuk mendorong anak-anak muda lainnya dalam membuat perubahan" (Febby Alfiandi, Fellow Ashoka Indonesia) "Asep adalah sahabat sekaligus guru bagi saya, perjuangan dan asa yang tak pernah pudar memberikan inspirasi bagi saya, untuk menjadi Asep Ramdhani" (Muhamad Iman Usman, Indonesian Young Leader 2008)

caTat!

Juni 2009
S S R K J S M
« Apr   Agu »
1234567
891011121314
15161718192021
22232425262728
2930  

ALLow!

Profil Facebook Asep Ramdhani

You say aku,

cienceph di Sepatu trendy, gaul, anak muda…
sari di Profil Penerima “Penghargaan u…
novie di Sepatu trendy, gaul, anak muda…
izhna di Catatan Sahabat Season No…
Anton dawank di gallery
ogex di Desember Ceria
sadam di Forum Anak Daerah Jawa BA…
rara di SpoKat Painting
thalita di Catatan Sahabat Season 2
cienceph di Resensi Bodyguard Bawel

Blogroll

About Me!

Gue Nulis Loe Baca,

CreaT gue,

Share Cara Gue

Creat Me,

Cara Asyik Gaya Gue