Catatan Sahabat Season 3

Juni 26, 2009

Wueihhh… banyak sekali hal yang ingin saya ceritakan di My Blog ini. Kali ini saya akan menuliskan hal-hal Luar Biasa yang saya alami dalam beberapa waktu kemaren, masih ada hubungannya dengan “Catatan Sahabat di Season 2” yang saya tulis diblog sebelumnya. Subhanallah, ada kalanya saya merasa sendiri dan rapuh, apa yang saya kerjakan dengan berbagai aktifitas sepertinya tidak cukup untuk membuat perasaan ini damai dan penuh suka cita, namun kali ini perkenalan dengan teman-teman yang rada error, giela dan stress, membuat saya semakin mampu memaknai arti suka cita yang sebenarnya. Pintar saja tidak cukup untuk membuat diri ini bahagia, begitupun kekayaan harta, popularitas dan segudang aktifitas yang dilakukan sendiri juga tidak cukup untuk bisa lebih memaknai kasih dan cinta yang Tuhan berikan. Perlu orang-orang di samping kita yang mesti dilibatkan dalam kasih yang seharusnya bisa kita bagi.
ci cakepphOwhkehh… semuanya akan saya ceritakan di sini tentang kasih dan cinta di kemas dalam persahabatan yang ketemui dan lakukan kemarin.
Sabtu, 20 Juni 2009 Merupakan pengalaman keempat kalinya saya ke Lembaga Permasyarakatan Kebonwaru di Jalan Jakarta- Bandung. Kali ini saya tidak menyia-yiakan kesempatan yang ditawarkan Teh Lista (Lembaga Perlindungan Anak Jabar) untuk bisa sharing kegiatan dengan anak-anak yang terpaksa harus tinggal di penjara/rutan karena masalah-masalah tertentu. Berbicara tentang hal yang berbau Penjara/tahanan/narapidana awalnya sangat sensintif bagi saya. Permasalahan keluarga pada tahun 2003 (sorry ga saya ceritakan permasalahannya apa, tapi ada kaitannya dengan hal-hal yang bersifat konflik hukum). Namun kesensitifan itu malah membuatku semakin lebih peka untuk bisa lebih positif thinking. Di Rutan Kebonwaru saya mengisi kegiatan dengan berbagai ice breaker/games dengan anak-anak rutan, nyanyi-nyanyi, menggambar dan kegiatan lainnya yang bersifat edukatif. Saya mengajak pula teman-teman alias kurawa-kurawa yang di Forum Anak Daerah Jawa Barat untuk ikut kegiatan di Rutan Kebonwaru. Seperti Ryan, Angga dan Widi. Kegiatan sharing dengan anak-anak di Rutan mungkin ini pertama kalinya buat Rian dan Angga. Awalnya emang terasa aneh dan sangat menyeramkan situasi rutan, apalagi ketika masuk semua barang-barang yang kita bawa di periksa secara ketat. Bahkan untuk beberapa anak laki-laki tangan kita juga distempel kayak masuk Dufan. (wakakakw). Tujuannya biar tidak ke tukar dengan para penghuni rutan. Ehmmm, ending kegiatan di sana kita isi dengan makan-makan, wah ini mungkin hal pertama kali juga, karena jarang sekali kita ngadain makan-makan dengan anak-anak yang di rutan. Kebetulan aja ada dermawan yang mau berbagi rezekinya dengan membelikan makanan buat anak-anak di sana. Nah, rencananya Sabtu (27 Juni 2009) kita juga akan melakukan kegiatan lagi dengan anak-anak di rutan.
di hum MuktiSepulang dari sana saya nyimpang dulu ke rumah Rian, yang kebetulan rumahnya tepat di depan LP Kabonwaru. Tapi jam 13.00 langsung balik ke rumah. Jam 16.00 saya main ke daerah Cijerah, kebetulan saya janjian dengan teman saya, Achi. Dulu kita sempat jadian namun ngga begitu lama. Achi mengajak saya makan di rumahnya di daerah Komplek Bumi Asri. Wah, berhubung engga ada kegiatan saya langsung aza terima tawaran makan di rumahnya. Engga hanya makan, sekali-kali kita cerita tentang banyak hal. 3 bulan tidak ketemu begitu banyak hal yang baru yang kita sharing kan.
Magrib c’ rian nge sms ngajak main ke daerah Setiabudi buat makan surabi. Awalnya bingung mo ikut or ga. Soalnya ga enak sama Achi. Tapi, semua bisa di atasi. Jam 19.20 saya kabuur dari rumah Achi, hehehe. Lumayan jauh dari Cijerah langsung ke daerah Braga nemuin c’ Rian, Angga, Ferdi dan …. mmm Riska. Tujuan pertama makan Surabi di Enhai – Setiabudi No 137 Bandung. Wah, asyik sih, nongkrong bareng, berajojing giela bareng anak-anak yang supper giela juga. Jam 11.00 balik dari Enhai kita langsung cabut ke Gasibu, tepatnya di depan Gedung sate. Ooops, tapi sempat photo-photo dulu di Fly Over Surapati.
Fly Over Surapati
Di depan Gedung Sate, Aksi segera dimulai, teman-teman pada bercap cus giling dalam sebuah games jujur or berani. Hahaha. Ngga hanya itu kita juga saling cerita tentang Jurigghh… dan cerita yang saya sampaikan ke teman-teman (Angga dan Rian) demi allah cerita tergarink yang pernah saya kemukakan. Wakakak Mmm… Semua berakhir sampe jam 01.20 pagi, saya terjebak dan terjerembab di rumah Rian. Tepar sudahlah saya di sana. Wkakakak

Senin, 22 Juni 2009. Kali ini saya dan teman-teman ngobrol-ngobrol bareng dengan orang-orang yang ada di Komisi Perlindungan Anak Indonesia Daerah (KPAID) Kota Bandung. Ada Teh Icha, Tira, Ulli, Anggi, Riki, Ikee, Angga, Rian, Riska dan Ferdi. Kita ngobrol-ngobrol seputar tentang kegiatan Forum Anak Kota Bandung (FOKAB), meskipun dari awal alurnya tidak begitu jelas sehigga sebagian teman-teman banyak yang kurang begitu paham tentang apa yang kita obrolkan. Sebenarnya pertemuan dengan KPAID kemarin lebih kepada silaturahmi aza. 2 jam kita di sana. Balik dari Kantor KPAID saya, Rian, Angga, Ferdi, Riska dan Risvan ga langsung cabut balik ke rumah masing-masing dan NGGA pada ngaharuleung. Tapi, terlintas aza ketika di jalan kepikiran buat hangout ke Lembang, ke rumahnya Mukti. Wah, good idea. Yang lebih asyik lagi banyak cerita-cerita bodor selama di rumahnya Mukti, terlepas selama perjalanan menuju rumah mukti banyak konflik antara saya dengan motor kweren saya. Hahaha, pengalaman fantastic tuhh ngedorong-dorong motor. View di sekitar rumah Mukti keren-keren, kita sempat abadikan melalaui photo-photo. Jam 18.15 saya mendapatkan kabar dari orang-orang di rumah melalui sms. HORE LULUS SAYA!!!!, pak pos datang ke rumah jam 4 mengantarkan surat kelulusan. MantapSubhanallah. Hehehe, Jam 19.00 kita semua pamit balik ke Bandung. Balik dari Lembang, ngga ada rencana jelas mo langsung kemana, awalnya mo langsung balik ke rumah, tapi kita malah cabut ke daerah Dago, tepatnya daerah Bukit Bintang (heuh,, eta-eta keneh…),,, Wahh,, subhanallah, lagi-lagi kita disuguhkan dengan view alam yang luar biasa indahnya. Dan sempat nongkrong buat makan dulu di salah satu tempat di sana. Jam 21.30 kita semua beneran balik ke rumah.Image(41)
Kamis, 25 Juni 2009. Tadi malam saya dapat kabar dari statusnya Mukti di Facebook, kalo grand mom nya telah dipanggil oleh Allah SWT. Langsung saja saya kirim message ke Mukti sebagai empaty turut berduka atas musibah yang dialami dia dan keluarganya. Sore harinya saya dapat sms dari Rian kalo mereka berencana buat ngelayat ke rumahnya mukti di Lembang. Jam 17.00 Sumpah, saya udah siap-siap dengan setelan baju koko warna item untuk berangkat ngelayat ke rumahnya mukti, tetapi sesampai di rumah Rian, rencana ngelayat gatot abiss. Saya malah menemukan wajah madesu Rian, Ferdi, Riska dan Angga di teras rumah Rian. Kemadesuan mereka ditemani se onggok buah jambu aer. Sontak saya kaget dan sedikit kecewa. Tapi, mereka punya alasan jelas kenapa rencana ngelayat ke rumahnya mukti gatot. Tidak lama dari itu, berbagai ide aneh buat ngisi kelebayan kita di sore itu mulai bermunculan. Dari mulai rencana ke Garut daerah Cipanas sampai acara berkemah di rancaupas. Wakakak,, bodor abis, acara ngelayat berubah jadi acara adventure. Haghaghh… Namun ternyata acara yang terjadi justru bukan ke Cipanas ataupun berkemah. Tapi malah hangout ke Bandung Supermall (BSM). Kali ini ngga hanya Rian, Angga, Riska dan Ferdi saja yang ikut. Tapi Anggi adik perempuannya Rian juga diajak buat bergila-gilaan di malam hari. Jam 20.00 kita semua tiba di BSM dan langsung duduk di teras depan lantai atas BSM. Seperti biasa untuk mengisi kekosongan kita semua melakukan games JUJUR or BERANI, namun kali ini ga ada jujur-jujuran tapi semua harus BERANI. Berani malu melakukan hal-hal giela ketika kalah dalam games nya. Nah, bodornya semua bergiliran merasakan kekalahan dalam games itu. Ini dia hal gila yang mesti dilakukan ketika kalah dalam games itu.IMG0042A
Angga : Berphoto sendiri sambil berpose, walaupun banyak orang yang melihat. Apalagi itu malam-malam, kamera di HP nya juga dilengkapi dengan lampu, jadi jelas sekali dia berpoto garieng dengan lampu kamera yang menyorot ke muka Lebayynya.
Ferdi : Meminta orang yang lagi mesraan pacaran buat motoin kita… wkakakak tuhh anak emank kurang ajarr Mas.
Riean : Oooo,,, tuh anak kudu berteriak keras AKU CINTA MAMA di tengah situasi hening orang-orang yang lagi duduk-duduk di teras BSM
Anggi : Berjalan kayak model giela sebanyak 1 keliling di tengah orang-orang yang sedang duduk-duduk.
Saya : Nah, ini hal tergila yang pernah saya lakukan. Buasyettt bagian saya aja ide-idenya benar-benar bikin maluu… gimana ngga maluu, saya harus berjalan seperti tingkah monyet… Aduhh, sampai sekarang saya masih meninggalkan luka dan dendam dengan orang-orang yang telah mendholimi saya.
Acara mulai bete, tapi mencoba melepaskan kebeteannya, Jam 21.00 kita langsung cabut ke Cartil (Caringin Tilu, daerah bukit bintangnya kecamatan Cimenyan – Padasuka), sepanjang jalan saya mulai paranoid dengan kondisi jalan yang gelap gulita hanya diterangi oleh lampu motor yang saya kendarai. Semakin parno ketika tahu kalau nama jalan yang kita lewati memasuki kawasan kecamatan CIMENYAN, udah namanya nyeremin kita menyisiri jalan pada malam jumat pula. Tapi, Sumpah nyampe di lokasi, saya melihat pemandangan malam kota Bandung indah banget. Kita habiskan waktu malam di sana dengan makan mie, gitar-gitaran dan sedikit cap cusan stress yang saling celetak-celetuk sana sini. Pokoknya hari-hari yang menyenangkan dehh.

Sobat, sebenarnya banyak cerita yang ingin saya bagi. Seperti waktu datang ke Bursa Tenaga Kerja di PUSDAI kota Bandung, Bergosip seputar Michael Jackson, Mengisi kegiatan sosialisasi Young Changemakers di UNPAD Jatinangor dengan mahasiswa/i Fisip Antropologi, dan lain-lain. Mungkin lain kali akan saya ceritakan.

Inti yang bisa saya simpulkan adalah saya mendapatkan kekuatan di dalam cinta dan persahabatan. dan orang yang sanggup memberikan cinta adalah orang yang kuat karena ia bisa mengalahkan keinginannya untuk mementingkan diri sendiri. Saya belajar berbagi dan saya menemukan kekuatan dalam tawa kegembiraan, kita semua tertawa karena kita semua adalah orang yang kuat orang yang tidak pernah terlarut dengan tantangan dan cobaan. Thank U For All.

Entry Filed under: Uncategorized. .

3 Comments Add your own

  • 1. rriieant  |  Juli 5, 2009 at 1:58 pm

    wkwkwkwkw…
    hwadduuh puntteun yah juragant baruu ngasii comment..

    hehehhee..
    wew, seruu dee bsa knal ama juragant..
    juragant asyik org’a..
    cma yg skr jdi kpikirann ada sdkit prubahan skap yg juragant tujukan, knp jurgant? knp ??

    hahahahahaaa..

    yassuuddd dee..

    caiioo bwadh juragant, inget juragant, PERSAHABATAN KITA GAG SAMPE SINI, KITA BAKALAN TERUS DAN SLALU ADA UNTUK JURAGANT !
    hahahaa..

    .rhiieanrhiieon : )

    Balas
    • 2. cienceph  |  Juli 27, 2009 at 3:44 am

      Thk ea ian….

      hal terindah dalam idupp adalah bisa mengenall kalyn smw…

      Oya, masalah ttg perubahan sikapp…

      ea masalah biasa…
      polemik kehidupan… (kayak yg luw bilang)…

      wakakak

      Balas
  • 3. anggi  |  Agustus 7, 2009 at 11:46 am

    zepphhh ,,

    deuuh tuh uda liatt ghie smuaa.a trusss mu apa ??/

    gg ada fto ghie.a ahhhs .ngeek …

    zephh ada psan bwat kmuu .,jgan tambah oon yaaa hihihihhh ,,

    uda ahh ga akan bka blogg zeph lgg ,,,gwehehehe ..

    Balas

Leave a Comment

Required

Required, hidden

Some HTML allowed:
<a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <pre> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Trackback this post  |  Subscribe to the comments via RSS Feed


Bangga Jadi Anak Indonesia

"Luar Biasa!!! Pemimpin muda yang kreatif dan bekerja keras dalam menyosialisasikan /membela hak anak" (Diana, Lembaga Perlindungan Anak Jabar) "Inilah satu sosok kamu muda yang harus ditiru, aktif, peduli dan bervisi, semoga kata-kata 'yang muda yang berkarya' mnejadi motor untuk mendorong anak-anak muda lainnya dalam membuat perubahan" (Febby Alfiandi, Fellow Ashoka Indonesia) "Asep adalah sahabat sekaligus guru bagi saya, perjuangan dan asa yang tak pernah pudar memberikan inspirasi bagi saya, untuk menjadi Asep Ramdhani" (Muhamad Iman Usman, Indonesian Young Leader 2008)

caTat!

Juni 2009
S S R K J S M
« Apr   Agu »
1234567
891011121314
15161718192021
22232425262728
2930  

ALLow!

Profil Facebook Asep Ramdhani

You say aku,

cienceph di Sepatu trendy, gaul, anak muda…
sari di Profil Penerima “Penghargaan u…
novie di Sepatu trendy, gaul, anak muda…
izhna di Catatan Sahabat Season No…
Anton dawank di gallery
ogex di Desember Ceria
sadam di Forum Anak Daerah Jawa BA…
rara di SpoKat Painting
thalita di Catatan Sahabat Season 2
cienceph di Resensi Bodyguard Bawel

Blogroll

About Me!

Gue Nulis Loe Baca,

CreaT gue,

Share Cara Gue

Creat Me,

Cara Asyik Gaya Gue