Catatan Sahabat Season November
November 7, 2009
Catatatan Sahabat
5 September 2009
Cartil, 23.07
Kamu kemarin terjatuh
aku bantu kamu untuk berdiri
sekarang ku terjatuh
kamu bantu aku tuk berdiri
pernah kamu berkata
atap rumahmu itu langit
aku hanya bisa menjawab dengan senyumku
kamu sahabat terbaik yang kumiliki
kamu terhebat dalam hidupku
untuk bisa rubahku
kamu, kamu jangan pergi!
Untuk melepas semua senyum dan kisah ini
(ryan)
Cartil, 23.45
malam ini aku belajar,persahabatan ternyata tidak diukur dari
seberapa lama kita berteman
seberapa sering kita terjatuh, dan
seberapa banyak suka cita yang terjadi
tapi memaknai arti persahabat
tak sekedar diucapkan ataupun
tertutur dalam perbuatan yang palsu
malam ini aku belajar
betapa Tuhan maha adil dan penih kasih
jangan pernah pesimis menjalani hidup
karena sahabat ada di sampingmu
untuk tersenyum dan berkata
’semua akan lebih mudah akarena bersamanya’
27 September 2009
DASAR WONG ASU!!!
Pilihan semua datang disaat yang tidak tepat!
Rasa gembira orang pun datang di saat yang tidak tepat!
Yang terasa hanya perasaan yang semakin sakit!
Karena semua keadaan memaksa untuk bisa lebih kuat!
Walaupun sebenarnya rapuh.
Mencoba untuk tetap ketawa, gembira, bahagia membuatku tampak menjadi orang bodoh! Hanya topeng belaka! Berharap orang mengerti melah tertanggapi bagai orang mati!
Semua begitu cepat teralami
Dasar wong Asu!
Sampai kapan ini semua akan terjadi?
Berharap usai tapi tak kunjung ternanti.
14.34
Andai aku bisa meneropong apa yang akan terjadi besok. Pasti akan kupersiapkan untuk lebih sempurna. Buruk baiknya keadaan yang terjadi akan kupersiapkan untuk bisa menerimanya dengan ikhlas.
28 September 2009
kamar ryan -14.50
Alhamdullilah semua berjalan seperti yang saya mau, tapi masih bingung, khawatir, takut, cemas. Intinya semua perasaan saya lagi complicated alias rumit. Hal dinanti untuk bisa kuliah di Itenas akhirnya bisa terwujud, usaha sudah maksimal, tapi nasih banyak masalah yang akan ku lewati didepan sana. Rasa syukur ini terus dan terus kupanjatkan. Terlepas dari semuanya, tentu saya sangat berterima kasih sama sang Sobat, yang selalu support saya ketika dalam kondisi apapun. Pokonamah u’re my bestfren.
kamar ryan – 21.34
Kemarin saya pesimis, tapi bisa terlewati dan kembali optimis
Kemarin saya terjatuh, tapi kembali terbangun
kemarin saya kecewa, tapi kembali bersuka
kemarin saya gembira, tertawa dan bersuka cita
tapi,
tapi!
Tidak ada tapi!
Karena semua yang kualami betapa tidak ada penyesalan!
Karena sahabat selalu berjalan di setiap langkah ini.
Thk sobat!
Pencapaian yang ditunggu terwujud sudah!!
walau ku yakin masalah di depan masih banyak.
Plis sobat! Jangan pergi! Karena ku yakin untuk tidak akan pergi!
13 oktober 2009 (09.45)
Saat masalah begitu berat menghadang diri ini. Aku memag terjatuh dan meratapi penuh kesedihan. Semangat untuk bangkit terasa sudah mati dan terkubur. Saat ini aku hanya terdiam dengan hari-hari penuh kekosongan dan kekecewaan. Bahkan disaat masa-masa sulit itu. Aku bisa melihat di mana teman sejati itu. Ya!!! semangat hidupku kembali! Semua karena orang-orang di sekitarku yang selalu support, yang sebenarnya aku telah luput dan nyaris lupa mempunyai orang-orang yang peduli dengan hidupku. Karena semua pikiran dan tenaga telah habis dengan sikap mempersulitku dalam menjalani hidup. Thk buat sehabat, keluarga dan semua orang yang telah mengasihiku. Sesungguhnya anugerah terindah yang tuhan beri adalah kehadiran kalian semua.
Tertulis 22 Oktober 2009
Tak ada habisnya kawan memberiku semuanya
tak ada rasa takut kawan membelaku
semua ini demiku, bahagiaku, cintaku, hisupku
dan juga matiku
memperjuangkan cinta yang melawan darah
mengiyakan darahnya bercampur denganku
sekuatku pertahankan hati, namun akhirnya ku mati juga
dan ku berlumur darah,
saatnya ada di depanku
dan ku mati dihadapannya, mati tinggalkan semua
mati karena darahnya…
tak ada habisnya kawan memberiku semua
-ryan-
senyummu palsu
senangmu tipu
dan bahagiamu dusta
yang saat ini kau berikan dihadapannku
lirihmu tak berkata
perihmu tak berujung
dan sakitmu selalu merubah suasana
entah seperti apa ku harus mengertimu
bila kamu hanya diam dan tak berkata
memberikan semua kebahagiaan padaku
di balik semua kesakitan yang kurasa
kan ku coba pahami
-ryan-
26 Oktober 2009 (00.42)
Sahabat, hari ini aku bisa tersenyum lega. Karena sikap yang telah kamu ambil hari ini. Kamu berani mengambil resiko dan bersikap tidak sebagai pecundang. Entahlah, rasa sakitmu, kecewa dan harapmu begitu terasa bisa kupahami. Sahabat, aku harap kamu bisa mendapatkan apa yang kamu mau. Walau terkadang kehidupan yang kamu jalani begitu sangat sempurna dengan hadirnya orang-orang yang benar-benar menynyangimu. Teman, pacar, sahabat, dan keluarga. Kesempurnaan bagiku melihat sahabat disampingnya bahagia, meski tanpa keluarga. Tapi, kamulah keluarga yang ada di saat hari-hari ku.
Entry Filed under: Uncategorized. .
1 Comment Add your own
Leave a Comment
Some HTML allowed:
<a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <pre> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>
Trackback this post | Subscribe to the comments via RSS Feed







1.
izhna | November 12, 2009 at 9:12 am
sahabat yang selalau ada untuk memberi motivasi
huahh..
jadi ingat sahabat-sahabatku di kupang