to think through
Juni 25, 2011 at 12:05 pm 2 komentar
Aku tak tahu harus memulai dari mana tulisan ini dibuat, yang jelas saat aku menulis tenggorokanku terasa kering dan lutut kakiku gemetaran, mungkin karena badanku kedinginan abis keujanan dan tenggokanku haus karena abis lari sana sini. Sepanjang perjalanan pulang dari kampus menuju rumah, perasaanku tampak membathin, pikiranku tak tentu, mencoba fokus namun tidak bisa! Berkali-kali aku mempertanyakan ada apa dengan hari ini?
Aku mencoba untuk berpikir positif disaat aku merasa terpojokan, aku mencoba tenang untuk konsentrasi apa yang harus aku lakukan ketika posisiku berada ditempat yang dipersalahkan. Aku mencoba berpikir visioner saat orang-orang yang melihat menstigma diriku-karena ada orang yang menangis di sampingku. Aku akan lebih respect melihat suatu masalah dan bisa responsif terhadap sesuatu kalau saja seseorang tidak melakukan komunikasi asertif mungkin akan lebih komunikatif untuk mencari tahu apa yang harus dilakukan dalam menyelesaikan permasalahan ini.
Aku cuma ingin berbagi, ada kalanya kita tidak bisa melihat masalah dari satu perspektif saja. Begitupun dengan pemecahannya, kita tak bisa menunggu pintu yg tertutup kalau ternyata ada pintu lain yang terbuka. Banyak cara dan pilihan penyelesaian yang bisa kita tempuh, seandainya saja kita mau mencoba! Fokus dan Berpikir! Jangan buat diri kita dikendalakan oleh emosi atau perasaan yang berlebihan. Menangis boleh saja, karena kita manusia biasa, namun tetap menangis juga tidak menyelesaikan apa-apa. Malah mungkin hanya akan menjadi katalisator memperkeruh keadaan.
Aku hanya ingin berbagi, saat aku tahu ditinggal wafat bapakku, Aku menangis! bahkan berlari dan berteriak! namun aku tetap melangkah memberi tahu saudaraku untuk bisa melayat dan mendoakan! karena aku rasa emosional tidak membuat keadaan lebih baik, sehingga aku harus berpikir!Aku hanya berbagi, saat aku dipinpong ke sana sini mencari kejelasan tentang pendidikan kuliahku dari janji seseorang memberi beasiswa. Aku ingin menangis karena seakan tak dianggap. namun aku terus berpikir, sampai akhirnya aku tahu dengan pikiran di otakku membuat diri ini bisa berada di Itenas untuk kuliah.
Aku hanya ingin berbagi, saat menjalin pertemanan, aku pernah ditawari untuk meminum minuman keras, rokok, free sex bahkan mengkonsumsi obat-obatan terlarang. jika pada hari itu emosiku yang mengendalikan diriku, mungkin sampai sekarang aku akan terbiasa dengan prilaku buruk seperti itu. Karena aku punya pikiran dan akal yang membuat pilihan, mana yg lbh baik menurutku sebagaimana yang diajarkan keluargaku.
Aku hanya ingin berbagai, tidak selamanya kita harus menggunakan emosi dan menyisihkan pikiran atau logika! ada kalanya keduanya harus berjalan beriringan! Lakukan sesuatu yang bisa kita lakukan, minimal untuk diri kita! Bukan dengan emosional! Jangan mempersalahkan orang disekitar kita atas diri yang kita alami! Kita harus sadar terkadang orang disekitar bisa bersikap egois!(Beruntung jika ada orang yang masih mencoba berusaha untuk berempati).
Kita harus lakukan sesuatu untuk diri kita, jangan menunggu orang lain, apalagi menunggu dunia mengubah diri kita!Aku hanya ingin berbagi, jangan menghitung apa yg telah kita berikan untuk orang lain! jika km berhrap lbh atas yg tlh km berikan dan km tidak mendapatkannya, kamu akan kecewa!jangan terlalu berpikir perspektif, open mindset kita! coba menjadi pendengar yg baik u/ mendengarkan usul/saran/tanggapan/pendapat dr seseorang!Jangan berputus asa, selama kita masih punya pikiran dan fisik yang memungkinkan unutuk menjadikan diri kita lebih baik.
Manusia boleh berencana tapi Tuhan yang menghendaki.Lakukan yang terbaik, andalkan diri sendiri selama mampu, dan keep our spiritttt….:)
(ya, Rab, selama ini saya mencoba melakukan yang terbaik, mencoba menjadi individu yang baik pula dan bisa diterima oleh siapapun, mencoba melakukan kontribusi positif d itengah keterbatasan, Ya Rab ampuni saya jika saya telah menyinggung/menyakiti seseorang tanpa ada maksud)
Entry filed under: Uncategorized. Tags: .
2 Komentar Add your own
Tinggalkan Balasan
Trackback this post | Subscribe to the comments via RSS Feed







1.
Rumah | September 29, 2011 pukul 8:37 am
Nice Post Kawan
Semangat Terus untuk Berkarya
2.
cienceph | Oktober 7, 2011 pukul 8:18 am
thks..
SEMANGATTTT!!!